another lyfe of me



Berawal dari kebiasaan dirumah, dimana ibu selalu ngajarin aku untuk memilih makanan dari komposisinya. Ibuku orangnya sangat suka kebersihan, peduli lingkungan, dan lumayan cerewet lah di hal-hal seperti itu. Sejak aku kecil, ibuku sudah membekaliku dengan ilmu soal mana yang boleh masuk kemulut atau mana yang harus dijauhi, dll. Membawaku ke step-step yang semakin (mbuh keatas apa lurus-lurus aja ya). Yang jelas, aku jadi sangat selektif orangnya, apalagi soal makanan. Mengingat perutku juga nggak terlalu friendly (masih bisa toleransi sedikit lah) sama makanan-makanan warung amigos (agak minggir got sedikit) gitu. Mudah diare dan sangat peka sama kandungan makanan yang aneh-aneh.

Berkat event kampus tahun 2015 lalu, aku ketemu sama banyak sekali orang dan kolektif yang bergerak secara intens di dunia pangan, khususnya makanan sehat. Misalnya Letusee (restoran makanan organik yang semua menu sayurnya dipetik dari kebun sendiri, dan bahan-bahannya jelas source nya), Kebun Roti (sweet couple yang suka banget bikin roti sehat dengan bahan yang bisa dipertanggungjawabkan asal dan kandungannya), dan Kita Boga (usaha agradaya yang menyediakan berbagai olahan alternatif tepung). Mereka keren sekali menurutku, berani berdiri untuk sesuatu yang nggak banyak digemari orang, dan mereka sangat passionate di bidangnya. Mengerjakannya bukan karna sekedar kebutuhan hidup (uang), tapi karna kepeduliannya terhadap alam dan kesehatan manusia. 

Dari situ aku jadi suka masak sendiri di rumah, selain hemat, perutku nggak rewel, tau bahan apa aja yang aku suka, seberapa takaran minyak yang kugunakan/ berapa kali pakai, belajar memasak untuk masa depanku kalau sudah punya keluarga (maybe), mengisi waktu luang, memberdayakan petani, dan aku pernah baca di sebuah artikel kalau memasak itu bisa jadi terapi psikologis. Ya lumayan lah ya..

Karna aku masih muda belia, ingin tetap hits dan update, aku juga ingin membagikan pengalaman memasakku di sosial media. Kenapa sosmed sih? selain dirumah pakai wifi, aku bisa mengakses internet dengan sangat mudah dan menyenangkan, kapan saja dan dimana saja, mau di dapur/kamar/toilet/balkon, pokoknya easy!. Kalo ditulis juga bakal ngabisin lumayan banyak kertas/waktu/dll. Aku kan, bukan wanita pengangguran. 

Beberapa hasil masakanku sudah aku posting sejak tahun lalu via instagram. So, bisa discroll dikit kebawah lah a.k.a nggak kopong banget gitu. 

my another lyfe stuffs ini bisa di akses via:


he he he